Kamis, 30 Mei 2019
Kamis, 16 Mei 2019
Tulip 1501 dan Tulip Kids 1502
- Tulip 1501 :
Warna : Bronze, Black, Pink Fanta, Navy
Size : 36 - 41
Material :
Upper kulit sintetis + batik semi sutra
Sol : karet
Tinggi hak : 3cm
- Tulip 1502 :
Warna : Bronze, Black, Pink Fanta, Navy
Size : 29 - 35
Material :
kulit sintetis + batik semi sutra
Sol : karet
Tinggi hak : 2.5 cm
Rabu, 15 Mei 2019
Menjaga Kesehatan Dibulan Ramadhan
Kita menginginkan berpuasa dengan amalan-amalan berpahala tanpa kelesuan. Meskipun perut kosong sejak pagi hingga menjelang maghrib, jangan menjadikan aktivitas, terutama amalan ibadah di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini terlewatkan dengan sia-sia.
Untuk menjaga tubuh tetap segar dan sehat saat berpuasa, beberapa hal berikut ini perlu kita perhatikan, sehingga dapat membantu meningkatkan amalan utama di bulan Ramadhan. Berikut cara menjaga kesehatan di bulan Ramadhan :
1. Mengakhirkan Sahur
Disunnahkan mengakhiri waktu makan sahur dengan waktu yang tak jauh dari saat terbit fajar. Telah diriwayatkan dari Anas dari Zaid bin Tsabit, bahwasanya dia pernah berkata:
تسَحَّرْنَا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ قُمْنَا إِلَى الصَّلَاةِ قَالَ قُلْتُ كَمْ كَانَ قَدْرُ ذَلِكَ قَالَ قَدْرُ خَمْسِينَ آيَةً
“Kami pernah makan sahur bersama Nabi. Setelah itu beliau langsung berangkat shalat”. Aku tanyakan: “Berapa lama jarak antara adzan dan sahur?” Dia menjawab,’Kira-kira sama seperti bacaan lima puluh ayat.”
Hikmah mengikuti Sunnah Nabi dengan mengakhirkan sahur memang banyak manfaatnya bagi tubuh. Tubuh akan mempunyai tenggang waktu yang cukup guna membakar makanan untuk dirubah menjadi kalori (energi), sehingga badan tidak akan lemas pada siang hari.
2. Hindari Tidur Setelah Makan Sahur Dan Sesekali Sempatkan Untuk Menghirup Udara Segar
Kebanyakan orang sering tidur setelah makan sahur. Salah satu faktor yang menjadi penyebabnya, karena makan sahur saat masih tengah malam atau jauh dari terbit fajar.
Selain tidak mengikuti Sunnah mengakhirkan sahur, shalat Subuh mungkin tak bisa terjaga dengan baik (tidak tepat waktu). Keadaan ini akan rnembuat tubuh menjadi semakin lemas pada siang hari.
Dan akan lebih baik lagi jika kalian menghirup udara segar dan menghangatkan tubuh dengan sinar matahari pagi . Kamu bisa menikmatinya ditaman atau bisa juga disekitar rumah. Tidak perlu terlalu lama, hanya beberapa menit saja sudah cukup.
Dan akan lebih baik lagi jika kalian menghirup udara segar dan menghangatkan tubuh dengan sinar matahari pagi . Kamu bisa menikmatinya ditaman atau bisa juga disekitar rumah. Tidak perlu terlalu lama, hanya beberapa menit saja sudah cukup.
3. Hindari Sikap Bermalas-malasan
Bermalas-malasan tidak dianjurkan dalam Islam, apalagi di bulan Ramadhan. Tetaplah aktif melakukan kegiatan sehari-hari, termasuk amalan-amalan yang mendatangkan pahala serta olah raga ringan.
Selain mengerjakan ibadah utama, Anda bisa menyibukkan diri dengan beberapa aktivitas sosial yang juga mendatangkan pahala.
4. Tidur Cukup
Usahakan untuk cukup tidur agar sel-sel otot dan organ tubuh dapat pulih kembali, baik siang maupun malam. Masing-masing orang berbeda-beda dalam memenuhi kebutuhan jam tidurnya, yang penting tidak berlebihan.
Tidur berlebihan malah menyebabkan tubuh loyo, kulit wajah kering dan tidak segar. Usahakan untuk tidur di siang hari maksimal sejam, bahkan beberapa penelitian menyebutkan tudr 30 menit di siang hari setara dengan tidur 2 jam di malam hari.
Bila selesai menjalankan sholat tarawih, usahakan untuk tidur sesegara mungkin, hindari begadang dan aktivitas serupa.
5. Menyegerakan Berbuka
Menyegerakan berbuka merupakan Sunnah Rasulullah, dan akan mendatangkan kebaikan. Dari Sahl bin Sa’ad bahwa Rasulullah telah bersabda:
لَا يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الْفِطْرَ
Umat manusia ini akan tetap baik selama mereka menyegerakan buka puasa.
6. Saat Berbuka Memulai Makan dengan Rasa Manis
Saat berbuka, awali dengan makanan atau minuman manis, seperti kurma atau teh manis, atau minuman manis lainnya. Demikian juga Rasulullah telah memerintahkan untuk berbuka puasa dengan kurma. Jika tak memiliki kurma, maka hendaklah dengan air.
Dari Anas bin Malik, dia bercerita: “Nabi, biasa berbuka dengan beberapa buah ruthab (kurma segar) sebelum mengerjakan shalat. Jika beliau, tidak mendapatkan ruthab, maka beliau berbuka dengan beberapa buah tamr (kurma masak yang sudah lama dipetik). Dan jika tidak mendapatkan tamr, maka beliau meminum air”.
Memberi sesuatu yang manis pada tubuh saat perut dalam keadaan kosong lebih diterima dan bermanfaat bagi anggota tubuh, apalagi badan yang sehat, akan menjadi kuat kembali.
7. Hindari Minum Air Dingin atau Es
Sudah disebut di atas, apabila tak ada kurma, minumlah air putih. Pada saat puasa, tubuh mengalami kekeringan atau dehidrasi, sehingga apabila dibasahi dengan air, maka akan sangat bermanfaat memberi kesegaran bagi tubuh.
Sebaiknya hindari untuk langsung minum air dingin atau air es, karena akan menyebabkan perut kembung. Juga minuman-minuman yang mengandung pemanis buatan (sintetis), karena pemanis ini tidak mengandung kalori, sehingga akan menambah kelesuan meskipun perut kenyang. Jangan pula mengkonsumsi minuman bersoda, karena dapat berakibat buruk terhadap perut.
Khusus untuk mereka yang beraktivitas lebih, misalnya olahraga berat, pekerja berat sehingga keringat keluar berlebihan, dianjurkan minum air dingin biasa, karena akan diserap tubuh lebih cepat dibandingkan air hangat.
8. Berbuka Hendaknya Dilakukan Secara Bertahap
Setelah berbuka dengan makanan/minuman yang manis, sebaiknya perut istirahat terlebih dahulu lebih kurang 30-60 menit sebelum menyantap hidangan berbuka lainnya. Pada saat menyantap makanan pun, sebaiknya dilakukan secara bertahap, jangan langsung berlebihan, supaya lambung (perut) tidak kaget dan mendadak kerja keras, sehingga menjadikan Anda malas melakukan aktivitas selanjutnya.
Sebaliknya jangan makan terlalu sedikit terutama saat sahur, sebab hal ini akan menurunkan daya tahan tubuh sewaktu puasa.
9. Mengkonsumsi Makanan Berserat
Perbanyaklah makan sayur dan buah saat berbuka atau sahur. Selain mengurangi kekeringan tubuh (karena kandungan air dalam makanan berserat cukup tinggi), tubuh juga dapat menahan rasa lapar lebih lama dengan makanan berserat.
Hal ini diakibatkan tubuh memerlukan waktu lebih lama untuk mencerna makanan berserat. Demikian juga daging hewan berkaki empat dan unggas bisa bertahan lama di perut
10. Banyak Minum Air Putih
Pada malam hari dan saat sahur, perbanyaklah minum air putih, serta selingan dengan bahan berkalori tinggi, misalnya madu, kurma, gula, susu dan lain-lain untuk mencegah dehidrasi atau kekeringan tubuh dari aktifitas di siang hari yang banyak mengeluarkan keringat baik di ruangan terbuka juga di ruangan AC.
11. Mengkonsumsi Makanan Bergizi
Perbanyak makanan yang mengandung lima unsur gizi lengkap, seperti protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral, agar tubuh tetap sehat. Vitamin yang perlu dikonsumsi setiap hari adalah vitamin A, B dan C yang banyak terdapat pada buah berwarna merah atau kuning, sayuran berwarna hijau tua atau kacang- kacangan.
12. Tetap Bersiwak dan Mandi.
Dianjurkan tetap bersiwak, menyiramkan air dingin pada kepala dan juga mandi. Bersiwak atau gosok gigi boleh dilakukan oleh orang yang berpuasa. Demikian juga tidak ada masalah dengan berkumur dan mendinginkan diri pada badannya.
Dalam suatu riwayat disebutkan, Rasulullah pernah menyiramkan air pada kepalanya, sedangkan beliau dalam keadaan berpuasa, karena haus atau panas yang menyengat. Ibarat tanaman, jika kekeringan, maka apabila disiram air, tanaman tersebut akan menjadi segar kembali.
13. Khusus Bagi Pasangan Suami Istri.
Kebutuhan biologis bagi suami istri tidaklah terhalang di bulan Ramadhan. Tetapi dilarang berjima’ saat berpuasa di siang hari. Untuk menyalurkan nafsu syahwat tersebut dapat dilakukan pada malam hari.
Namun harus diingat, bahwa menyalurkan kebutuhan biologis ini memerlukan energi atau tenaga yang tidak sedikit. Apalagi bagi suami dengan istri lebih dari satu, pertimbangkanlah untuk menyisakan cadangan energi, supaya tubuh tidak lemas atau aktivitas terganggu saat berpuasa di siang hari.
Selain tips-tips di atas, dianjurkan pula bagi pasangan suami istri yang ingin menyalurkan jima di malam hari, agar menambah makanan dengan kandungan mineral yang tinggi, terutama zat besi. Konsumsi zat besi yang rendah akan menyebabkan rendahnya kadar Hb yang merupakan kunci utama rendahnya perolehan energi di dalam tubuh.
Oleh karena itu dianjurkan untuk banyak mengkonsumsi sumber zat besi, misalnya hati, daging merah, ikan, kacang-kacangan dan sayuran hijau. Selain itu juga makanan dengan kalori yang tinggi, dan tidak mengapa mengkonsumsi suplemen vitamin serta mineral dalam kemasan, apabila konsumsi makanan kita tidak dapat menjamin kebutuhan tubuh untuk melakukan aktivitas.
14. Berolahraga Ringan
Menjaga kesehatan bukan berarti kita menghindari olahraga, justru sangat dianjurkan apalagi hanya sebatas yang ringan-ringan saja. Berolah-raga bisa dilakukan pagi hari, misalnya jalan, lari di tempat, bersepeda atau senam.
Aktivitas pada saat puasa justru dapat merangsang pengeluaran hormon- hormon anti insulin yang berfungsi melepas gula darah dari simpanan energi, sehingga kadar gula darah tidak menurun dan pada akhirnya tubuh tetap bugar sepanjang hari.
Apabila kantuk menyerang di pagi hari, segera saja berolahraga secukupnya untuk membakar simpanan makanan supaya menjadi energi, kemudian lanjutkan aktivitas Anda seperti biasanya, misalnya taddarus Al Qur’an, bekerja dan sebagainya.
15. Bekal Makanan Sumber Energi Saat Beri’tikaf
Apabila ingin memanfaatkan momen ibadah pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, yaitu dengan beri’tikaf di masjid, jangan lupa berbekal makanan sumber energi yang baik dan tahan lama, misalnya kurma, madu, berbagai jenis gula, namun hindari gula-gula atau permen.
Makanan dan minuman suplemen bisa dikonsumsi, termasuk susu dalam kemasan. Akan tetapi, pilihlah makanan atau minuman suplemen yang mengandung zat gizi yang diperlukan tubuh, dan sesedikit mungkin mengandung zat non gizi (kafein, pemanis, pengawet dan lainnya yang sejenis).
Minuman jus buah (fruit juices) harus diencerkan dengan menambahkan air, guna mempermudah penyerapan di dalam tubuh (1 bagian diencerkan dengan 3-7 bagian air). Minuman berkafein (kopi, teh dan lainnya) boleh dikonsumsi asal tak berlebihan bila menghendaki mengusir kantuk pada malam hari.
Kadar kafein pada minuman suplemen kemasan botol 150 ml umumnya berkisar 50 mg, setara dengan kadar kafein yang terdapat dalam secangkir kopi, yaitu berkisar 50-75 mg. Batas aman kafein untuk dikonsumsi tidak melebihi 150 mg.
Perlu juga berbekal obat-obatan ringan, seperti obat pereda demam, sakit kepala, anti diare beserta oralit, dan lain-lainnya. Gunanya, untuk menjaga apabila saat beri’tikaf penyakit menyerang tubuh Anda.
16. Hindari Makanan Berminyak dan Pedas
Hindari makan-makanan berminyak dan pedas. Agar lambung tidak bekerja terlalu keras dalam mencerna makanan.
Sabtu, 11 Mei 2019
Selasa, 07 Mei 2019
Cara Mengurangi Sampah Serta Dampak Yang Diakibatkan Dari Sampah
Sampah merupakan salah satu permasalahan terbesar di negara ini. Di sungai, di jalan, bahkan di dalam rumah kitapun bisa kita temui sampah. Sampah ini biasanya berasal dari hasil buangan atau limbah pabrik dan limbah rumah tangga. Lalu, bagaimana cara menanggulangi permasalahan sampah di negeri tercinta ini?
Ada banyak cara untuk mengurangi sampah. Misalnya di daerah saya, ada suatu organisasi yang bernama bank sampah. Bank sampah ini bertujuan untuk mengurangi sampah dengan cara menabung sampah. Jika kita menabung sampah di sana, sampah yang kita berikan akan berubah menjadi uang. Sampah yang ditabung akan dijual lagi ke tukang sampah dengan harga yang agak mahal dari harga aslinya. Sisanya akan diberikan kepada orang yang menabung sampah di bank sampah.
Tapi, ada juga beberapa cara yang paling mudah untuk mengurangi sampah, diantaranya melakukan 4R :
Replace ( Mengganti )
Yaitu mengganti barang-barang yang tidak tahan lama dan bisa menghasilkan banyak sampah dengan bahan yang awet dan menghasilkan hanya sedikit sampah. Misalnya gelas kaca. Untuk mengurangi sampah dan barang menjadi tahan lama, gelas kaca bisa kita ganti dengan gelas plastik yang tidak mudah pecah.
Reuse ( Memakai Kembali )
Yaitu memanfaatkan kembali barang yang telah terpakai untuk membuat barang lain yang bermanfaat. Misalnya kerajinan tangan, dan mainan.
Reduce ( Mengurangi )
Yaitu dengan mengurangi pemakaian barang agar sampah yang dihasilkan akan berkurang juga. Cara yang dapat dilakukan adalah :
- Membawa tas belanja sendiri untuk mengurangi tas plastik yang sulit diuraikan
- Membeli kemasan yang baru setiap kali habis
- Membeli barang kebutuhan dengan kemasan besar
- Mengurangi pembelian barang yang tidak terlalu kita butuhkan
Reycle ( Mendaur Ulang )
Yaitu mengelola sampah menjadi barang terbaru yang bermanfaat. Misalnya kita membuat kompos, membuat wadah tissue, membuat pot bunga dan masih banyak lagi. Biasanya jika kita mereycle barang-barang bekas kita dapat menjualnya dan kita dapat mengurangi sampah yang ada di sekitar kita.
Namun, selain cara mengatasi masalah sampah dengan 4R, ada beberapa cara lagi untuk menangani sampah yang berserakan dimana-mana. Yaitu :
1. Penimbunan Sampah
Yaitu penanganan sampah dengan cara menimbun sampah di bawah tanah. Menimbun sampah ini bertujuan agar bisa mempercepat penguraian dan mencegah timbulnya bau.
2. Pembakaran Sampah
Yaitu penanganan sampah dengan cara membakar habis sampah agar musnah
3. Pengelompokan Sampah
Yaitu dengan mengelompokan / memisahkan jenis sampah organik dan anorganik agar mudah di daur ulang. Berikut ini adalah cara mengelola dari masing-masing jenis sampah :
>Cara pengelolaan sampah organik : Dengan membuatnya menjadi pupuk kompos yang dapat kamu gunakan untuk berkebun. Namun, jika kamu tidak suka berkebun atau tidak suka dengan aroma yang ditimbulkan selama pembuatan pupuk kompos. Kamu dapat mendonasikan sampah organik ke sahabat yang memiliki hobi berkebun atau penjual tanaman. Karena mereka pasti dengan senang hati menerimanya untuk dibuat menjadi pupuk kompos.
> Cara pengelolaan sampah Anorganik : Sampah anorganik sebagian dapat didaur ulang. Seperti kertas, kardus, botol kaca, botol plastik, dan lainnya. Jika kamu tidak yakin apakah sebuah kemasan makanan dapat di daur ulang atau tidak, kamu dapat memeriksa logo daur ulang kemasan makanan tersebut. Jika terdapat logo daur ulang, maka kemasan makanan tersebut dapat di daur ulang. Bahwa sampah-sampah anorganik tersebut kepusat daur ulang sampah terdekat atau kamu juga bisa memberikannya kepada pemulung.
> Cara pengelolaan sampah berbahaya : Pisahkan sampah-sampah berbahaya untuk dibawa kepusat daur ulang. Petugas pusat daur ulang pasti tau cara untuk mendaur ulang sampah berbahaya agar tidak merusak lingkungan.
Untuk barang-barang elektronik yang sudah rusak alias menjadi sampah. Kamu dapat mengembalikannya ke perusahaan yang memproduksinya. Beberapa perusahaan elektronik menerima barang elektronik bekas untuk mereka daur ulang kembali menjadi produk elektronik terbaru.
Dampak sampah terhadap lingkungan. Seperti :
1. Pencemaran udara
Prasarana dan sarana pengumpulan yang terbuka sangat potensial menghasilkan lindi terutama pada saat turun hujan. Aliran lindi ke seluruh tanah atau sekitarnya akan menyebabkan terjadinya pencemaran. Instalasi pengolahan berskla besar menampung sampah dalam jumlah yang cukup besar pula sehingga potensi lindi yang dihasilkan di instalasi juga cukup potensial untuk menimbulkan pencemaran air dan tanah di sekitarnya.
2. Pencemaran Tanah
Pembuangan sampah yang tidak dilakukan dengan baik misalnya di lahan kosong atau TPA yang di operasionalkan secara sembarangan akan menyebabkan lahan setempat mengalami pencemaran akibat tertumpuknya sampah organik dan mungkin juga mengandung bahan buangan berbahaya (B3). Bila hal ini terjadi maka akan diperlakukan waktu yang sangat lama sampai sampah terdegradasi atau larut dari lokasi tersebut. Selama waktu itu lahan setempat berpotensi menimbulkan pengaruh buruk terhadap manusia dan lingkungan sekitarnya.
3. Pencemaran Air
Prasarana dan sarana pengumpulan yang terbuka sangat potensial menghasilkan lindi terutama pada saat turun hujan. Aliran lindi ke saluran atau tanah sekitarnya akan menyebabkan terjadinya pencemaran . Instalasi pengolahan berskla besar menampung sampah dalam jumlah yang cukup besar pula, sehingga potensi lindi yang dihasilkan di instalasi juga cukup potensial untuk menimbulkan pencemaran air dan tanah di sekitarnya.
Lindi yang timbul di TPA sangat mungkin mencemari lingkungan sekitarnya baik berupa rembesan dari dasar TPA yang mencemari air tanah dibawahnya. Pada lahan yang terletak di kemiringan, kecepatan aliran air tanah akan cukup tinggi sehingga memungkinkan terjadinya pencemaran terhadap sumur penduduk yang terletak pada elevasi yang lebih rendah.
4. Gangguan Estetika
Lahan yang terisi sampah secara terbuka akan menimbulkan kesan pandangan yang sangat buruk sehingga mempengaruhi estetika lingkungan sekitarnya. Hal ini dapat terjadi baik dilingkungan permukiman atau juga lahan pembuangan sampah lainnya. Proses pembongkaran dan pemuatan sampah di sekitar lokasi pengumpulan sangat mungkin menimbulkan tumpahan sampah yang bila tidak segera diatasi akan menyebabkan gangguan lingkungan. Demikian pula dengan ceceran sampah dari kendaraan pengangkut sering terjadi bila kendaraan tidak dilengkapi dengan penutup yang memadai.
Di TPA ceceran sampah terutama berasal dari kegiatan pembongkaran yang tertiup angin atau ceceran dari kendaraan pengangkut. Pembongkaran sampah di dalam area pengolahan maupun ceceran sampah dari truk pengangkut akan mengurangi estetika lingkungan sekitarnya. Lokasi TPA umumnya di dominasi oleh ceceran sampah baik akibat pengangkut yang kurang baik, aktivitas pemulung maupun tiupan angin pada lokasi yang sedang di operasikan. Hal ini menimbulkan pandangan yang tidak menyenangkan bagi masyarakat yang melintasi / tinggal berdekatan dengan lokasi tersebut.
5. Kemacetan Lalu Lintas
Lokasi penempatan sarana / prasarana pengumpulan sampah yang biasanya berdekatan dengan sumber potensial seperti pasar, pertokoan, dan lain-lain. Serta kegiatan bongkar muat sampah berpotensi menimbulkan gangguan terhadap arus lalu lintas. Arus lalu lintas angkutan sampah terutama pada lokasi tertentu seperti transfer station atau TPA berpotensi menjadi gerakan kendaraan berat yang dapat mengganggu lalu lintas lain : Terutama bila tidak dilakukan upaya-upaya khusus untuk mengantisipasinya. Arus kendaraan pengangkut sampah masuk dan keluar dari lokasi pengolahan akan berpotensi menimbulkan gangguan terhadap lalu lintas di sekitarnya terutama berupa kemacetan pada jam-jam kedatangan.
6. Dampak Sosial
Hampir tidak ada orang akan merasa senang dengan adanya pembangunan tempat pembuangan sampah di dekat permukimannya. Karena tidak jarang menimbulkan sikap menentang / oposisi dari masyarakat dan munculnya keresahan. Sikap oposisi ini secara rasional akan terus meningkat seiring dengan peningkatan pendidikan dan taraf hidup mereka, sehingga sangat penting untuk mempertimbangkan dampak ini dan mengambil langkah-langkah aktif untuk menghindarinya.
Dampak membuang sampah sembarangan akan merusak pemandangan,mendatangkan bau yang tidak sedap, mendatangkan banjir level rendah sampai yang tinggi, mendatangkan berbagai penyakit dan dapat mencemari lingkungan. Maka dari itu, mulai sekarang marilah kita membiasakan diri untuk tidak membuang sampah sembarangan.
Dampak membuang sampah sembarangan akan merusak pemandangan,mendatangkan bau yang tidak sedap, mendatangkan banjir level rendah sampai yang tinggi, mendatangkan berbagai penyakit dan dapat mencemari lingkungan. Maka dari itu, mulai sekarang marilah kita membiasakan diri untuk tidak membuang sampah sembarangan.
Langganan:
Komentar (Atom)
-
Ciri Khas Batik Bekasi dan Jenis Motif Batik bekasi Orang-or...
-
Sejarah awal mula tas berawal pada jaman prasejarah, dimana tas pada saat itu masih menggunakan kulit dan kayu sebagai bahan dasarnya. ...
-
Sunny Day 2101 Warna : Cream Silver, Light Brown Terakota, Navy, Cream Cream, Gold, Black Maroon, Black














